Pandangan Pribadi Silat VS Karate

Ketika kecil saya ingin sekali belajar silat, namun bapak saya melarang karena letaknya yang jauh dan malam hari. Nah baru setelah kuliah, saya belajar beladiri namun bukan silat, tapi karate aliran kyukusinkai Karate do. Saya waktu itu sudah sabuk hijau strip 1 kalau tidak lupa. Pada saat itu memang terasa sangat PD kalau mau berantem soalnya tau sendiri karate Kyokushinkai adalah jenis karate full body contact.

Dengan mengandalkan kekuatan dan kecepatan saya percaya diri banget kalau berantem bisa jatuhin lawan. Waktu itu saya sama sekali tidak mengenal pencak silat. Silat yang saya lihat hanyalah tarian exsotic yang gak bisa buat berkelahi. Suatu hari saya pernah hajar maling hp di tempat kos. Ketika tertangkap dia lari dan saya kejar , ketika teman-teman tidak mampu ngejar , maklum kebanyakan teman perokok jadi kalau lari kedodoran. Si maling berbalik arah, dan nyerang saya, udah dengan sigap saya balas dan kena hantaman lutut tuh kepala ditambah 2 upper cut. Jatuh deh si maling. Cuma saya nyesel banget sekarang kenapa mukulin orang padahal cuma nyolong HP.

Setelah saya di Bekasi, saya bertetanggaan dengan seorang sopir , tangki minyak , yang kadang dia bolak-balik antar kota dan lintas Sumatra. Kebetulan dia ajak anak-anak sekitar belajar silat setiap dia libur atau malam minggu. Pertama lihat gerakan-gerakanya sih menyepelekan soalnya gerakanya tidak kuat seperti kalau saya latihan karate.

Setelah beberapa waktu, murid-murid yang berbakat mulai kelihatan power dari pukulan dan tendanganya. Saya baru mikir, ternyata kekuatan pesilat dan karate sama kalau latihanya sama. Pada suatu malam saya melihat dengan anak saya yang baru umur 2 tahun latihan anak-anak tersebut. Pada saat itu tetangga saya mengajarkan jurus-jurus yang lemah gemulai untuk applikasi. Malihat applikasi yang dilakukan, saya terkejut, ini tidak ada dalam karate. Saya beru sadar dengan applikasi seperti ini ditambah pukulan dan tendangan yang sama kekuatanya dengan tendangan karate, udah pasti saya bakalan KO kalau sparring dengan tetangga saya. Saya baru sadar, Dia bekerja sebagai sopir antar kota dan antar pulau yang setiap saat mendapatkan ancaman baik rampok atau begal. Dengan bekal pencak silat betawi yang dia miliki makanya dia percaya diri nggenjot gas sampai sumatra bawa tanki munyak.

Semenjak itu saya mulai tertarik dengan pencak silat, ternyata hebat juga yah Dari banyak aliran silat banyak juga jurus rahasia yang bisa menjatuhkan lawan ketika berkelahi sungguhan. Cuma yang saya sayangkan, latihan silat yang sering saya lihat tidak sekeras karate kyokushinkai. Coba kalau drill yang diberikan sekeras aliran full body contact kyokushinkai, Silat akan lebih mematikan lawan ketika bertarung. 

0 Response to "Pandangan Pribadi Silat VS Karate"

Posting Komentar

stat